|
 Memilih pakaian atau baju bayi untuk anak anda, apalagi yang masih bayi memang harus teliti. Pasalnya kulit bayi masih sangat sensitif. Salah memilih bahan atau pakaian bisa menjadi masalah nantinya. Kulit bayi mudah sekali menyerap zat-zat yang menempel pada permukaan kulitnya. Zat-zat berbahaya tersebut bisa terdapat pada pakaian yang dikenakannya. Untuk itu, menjaga kesehatan kulit bayi ini harus diperhatikan dari hal terkecil, misalnya bahan pakaian, tekstur, bentuk hingga ornamen yang terdapat pada pakaian bayi. Jika tekstur bahan pakaian bayi kasar maka friksi (pergesekan) antara kulit bayi dan bahan akan membuat kulit bayi iritasi. Kulit bayi mengandung kadar lipid yang tinggi sehingga memudahkan iritan melewati kulit. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada miring. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibanding dengan anak yang jarang mendengarkan musik.
|
|
Selengkapnya...
|
 Berbagai gangguan kulit pada bayi dan balita seperti biang keringat, eksim popok, dan eksim susu sebenarnya bisa diatasi bila orang tua rajin menjaga kesehatan kulit. Caranya dengan rajin mengganti popok, memilih bahan pakaian yang lembut, serta menjaga udara kamar agar tetap sejuk dan nyaman.Berbeda dengan kulit dewasa yang tebal dan mantap, kulit bayi dan balita relatif tipis dengan ikatan antarsel yang longgar. Karena itu kulit anak lebih rentan terhadap infeksi, iritasi, dan alergi. Secara struktural kulit bayi dan balita belum berkembang dan berfungsi optimal sehingga diperlukan |
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Mulai < Prev 1 2 Next > End >>
|